TVRINews, Pangkalpinang
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang membuka layanan distribusi air bersih gratis bagi warga yang terdampak kekeringan saat memasuki puncak musim kemarau.
Layanan tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, terutama di wilayah yang mengalami penurunan debit air sumur maupun sumber air lainnya.
BPBD Kota Pangkalpinang telah menyiagakan armada serta stok pasokan air bersih untuk mendukung proses penyaluran. Selain itu, posko pengaduan juga dibuka bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan distribusi air ke lingkungan tempat tinggalnya.
Dalam pelaksanaannya, pengajuan bantuan air bersih dapat dilakukan dengan ketentuan minimal terdapat sepuluh Kepala Keluarga (KK) dalam satu titik atau rukun tetangga (RT). Air bersih yang disalurkan berasal dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Pangkalpinang, kemudian diangkut menggunakan mobil tangki BPBD menuju lokasi warga.
Hingga saat ini, BPBD Kota Pangkalpinang mencatat enam titik wilayah telah memanfaatkan layanan distribusi air bersih tersebut.
Pemerintah Kota Pangkalpinang mengimbau masyarakat yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar segera melapor melalui layanan BPBD. Warga juga diminta menggunakan air secara bijak dan hemat selama musim kemarau berlangsung.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Pangkalpinang, Dedy Revandi, menjelaskan layanan tersebut diberikan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
"Untuk masyarakat, khususnya yang terdampak kekeringan, kami dari BPBD Pemerintah Kota Pangkalpinang ini menyiapkan air bersih. Air bersih yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar, yaitu mandi, cuci, ataupun yang lain. Terkecuali untuk masak, dan untuk minum. Dari BPBD telah membuka ruang untuk seluruh masyarakat, khususnya Kota Pangkalpinang, apabila membutuhkan air bersih, maka bisa menghubungi kami," jelas Dedy Revandi, Kalak BPBD Kota Pangkalpinang, Kamis, 6 Agustus 2026.









