TVRINews, Bangka Selatan
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menyiapkan hunian sementara (Huntara) bagi 70 kepala keluarga (KK) di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, yang terdampak bencana kebakaran.
Hunian sementara tersebut dibangun di atas lahan seluas 8.000 meter persegi atau 0,8 hektare. Pembangunan hunian sementara ini telah disepakati bersama oleh pihak-pihak terkait dan ditargetkan dapat ditempati warga dalam waktu dekat.
Saat ini, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan sekaligus melakukan pembersihan di sekitar lokasi pembangunan. Setelah proses pembersihan selesai, petugas akan memasang tenda berukuran 3 x 2,5 meter sebagai tempat tinggal sementara bagi warga terdampak.

Penyediaan hunian sementara ini dilakukan untuk mempercepat proses transisi dari masa tanggap darurat menuju tahap pemulihan pascabencana.
Selain menyiapkan tempat tinggal, pemerintah daerah juga mempersiapkan berbagai fasilitas pendukung, meliputi sumber air bersih, dapur sementara, jaringan listrik, perlengkapan dapur, serta kebutuhan lainnya untuk menunjang aktivitas warga selama berada di lokasi pengungsian.

“Untuk rencana hunian sementara, tadi sudah kita bahas kesiapan sumber air bersih, dapur sementara, serta kelengkapan dapur bagi warga yang akan menempati hunian tersebut. Begitu juga dengan tenda dan perlengkapan di dalamnya, termasuk kasur, semuanya sudah dipikirkan," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda dikutip Jumat, 16 Oktober 2026.
Pemerintah berharap keberadaan hunian sementara tersebut dapat menjadi langkah awal pemulihan bagi masyarakat terdampak kebakaran agar dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih layak dan aman.
Warga nantinya akan menempati hunian sementara sembari menunggu proses pembangunan hunian tetap selesai dilakukan.










