TVRINews, Pangkalpinang
Semarak gelaran Piala Dunia 2026 yang tengah berlangsung tidak hanya menyuguhkan pertandingan penuh drama dan ketegangan bagi para pecinta sepak bola. Ajang olahraga terbesar di dunia tersebut juga membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah.
Salah satu yang merasakan berkah dari euforia Piala Dunia 2026 adalah sebuah warung kopi di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Melalui kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan, warung kopi tersebut berhasil menarik banyak pengunjung dan mendongkrak omzet penjualan secara signifikan.
Antusiasme warga yang memadati warung kopi untuk menyaksikan pertandingan sambil menikmati secangkir kopi menjadi pemandangan tersendiri. Momen ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan berbagi dukungan terhadap tim favorit, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha.
Pemilik warung kopi, Bung Irsan, mengaku senang dengan tingginya minat masyarakat mengikuti nobar selama perhelatan Piala Dunia berlangsung.
"Jumlah pengunjung meningkat dibandingkan hari-hari biasa, terutama saat laga-laga besar digelar," kata Irsan dalam keterangannya, Selasa, 23 Juni 2026.
Fenomena serupa juga mendapat sambutan positif dari para penikmat sepak bola. Salah seorang warga, Bung Beter, menilai kegiatan nobar menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat dalam menikmati atmosfer Piala Dunia.
Tradisi ngopi yang sudah melekat di tengah masyarakat berpadu dengan fanatisme terhadap sepak bola menciptakan suasana yang hidup dan menguntungkan berbagai pihak. Selain memberikan hiburan bagi warga, kegiatan nobar juga mampu menggerakkan roda perekonomian lokal.
Dengan masih berlangsungnya kompetisi Piala Dunia 2026, para pelaku usaha berharap antusiasme masyarakat tetap tinggi sehingga dampak ekonomi positif dapat terus dirasakan hingga turnamen berakhir.










