TVRINews, Pangkalpinang
Puluhan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Pangkalpinang mengikuti kompetisi safety riding yang digelar Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan kendaraan roda dua.
Dalam kompetisi tersebut, peserta diuji melewati berbagai rintangan keterampilan berkendara. Mereka ditantang menjaga keseimbangan kendaraan, mempraktikkan teknik pengereman, hingga bermanuver di jalur sempit.
Setiap kesalahan peserta di lintasan menjadi poin penilaian bagi petugas yang berjaga di lapangan.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Lalu Lintas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Ary Mujiono, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar ajang adu kemampuan berkendara.
Menurut dia, kompetisi digelar sebagai langkah menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih didominasi kendaraan roda dua. Pengemudi ojek online dinilai memiliki risiko tinggi karena lebih banyak menghabiskan waktu di jalan.
Selain kompetisi safety riding, peserta juga mendapat edukasi dan pelatihan pertolongan pertama bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Instruktur pelatihan, dr. Rio Aditya, menjelaskan materi difokuskan pada teknik penanganan awal korban kecelakaan sebelum tenaga medis tiba di lokasi.
"Dalam pelatihan ini, para peserta diajarkan cara mengamankan situasi kecelakaan, memindahkan korban dengan aman, hingga teknik dasar penanganan luka," jelas dr. Rio Aditya, Rabu, 20 Mei 2026.
Melalui kegiatan ini, para pengemudi ojol diharapkan dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus sigap memberikan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan di jalan raya.










