TVRINews, Bangka Belitung
Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di kawasan kompleks perkantoran Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Api yang melahap hampir tiga hektare lahan memaksa tim gabungan mengerahkan tiga armada pemadam, agar si jago merah tidak meluas ke kawasan perkantoran.
Kebakaran hutan dan lahan terjadi di jalan kompleks perkantoran Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat siang. Menerima laporan sekitar pukul satu siang, tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama Direktorat Samapta Polda Kepulauan Bangka Belitung segera menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Dalam operasi ini, petugas mengerahkan tiga armada, terdiri dari dua mobil pemadam kebakaran milik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan satu kendaraan rantis karhutla milik Direktorat Samapta Polda Kepulauan Bangka Belitung. Petugas berjibaku menaklukkan api yang terus menjalar akibat kondisi lahan kering dan tiupan angin. Proses pemadaman berlangsung hampir satu setengah jam sebelum api berhasil dikuasai sepenuhnya.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai hampir tiga hektare. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun diduga berawal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan atau aktivitas membakar sampah yang tidak diawasi, kemudian diperparah oleh angin kencang sehingga api cepat meluas.
"Laporan kebakaran ini kita terima laporan dari jam 13.00 WIB sampai sekarang jam 14.30. kemungkinan, perkiraannya bisa dari puntung rokok, sembarangan buang puntung rokok. Kedua, dari orang membakar sampah. Membakar sampah tidak dijaga, akhirnya merembet ke mana-mana sekitar 3 hektare," ujar Kabid Damkar Provinsi Babel, Yurinalika.
Berkat respons cepat tim gabungan, kebakaran berhasil dipadamkan sebelum merembet ke kawasan perkantoran. Tidak ada korban jiwa maupun laporan korban luka dalam peristiwa ini.










