TVRINews, Bangka Tengah
Ajang sepak bola usia dini ini sukses mengasah bakat atlet muda sekaligus menggerakkan ekonomi pelaku UMKM lokal.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggelar Turnamen Sepak Bola Bunda Bangka Tengah Cup 2026 sebagai ajang pembinaan atlet usia dini sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi pertandingan.
Turnamen tersebut dibuka oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, didampingi Bunda PAUD Bangka Tengah, Eva Algafry, serta Ketua Bidang I TP PKK Bangka Tengah, Devi Efrianda.
Kegiatan yang diselenggarakan Bunda PAUD Bangka Tengah itu diikuti 141 tim dari berbagai daerah. Penyelenggaraannya bertepatan dengan masa libur sekolah dan berlangsung di tengah antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia 2026.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini menjadi wadah bagi peserta untuk menambah pengalaman bertanding, mengasah kemampuan, serta menumbuhkan sportivitas dan kerja sama tim.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, mengatakan kegiatan tersebut memberikan manfaat tidak hanya bagi pembinaan olahraga usia dini, tetapi juga bagi masyarakat di sekitar lokasi pertandingan.
"Kegiatan ini memberikan dampak positif, terutama bagi anak-anak yang memiliki hobi sepak bola. Kami ingin masa libur sekolah dimanfaatkan untuk kegiatan yang bermanfaat seperti olahraga. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan semangat kepada orang tua untuk mendukung anak-anaknya. Di sisi lain, aktivitas para pedagang di sekitar lokasi juga meningkat sehingga turut menggerakkan perekonomian masyarakat," ujar Algafry.
Ketua Bidang I TP PKK Bangka Tengah, Devi Efrianda, menilai turnamen tersebut menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengukur hasil latihan sekaligus meningkatkan kemampuan melalui pengalaman bertanding.
"Ini merupakan kegiatan yang sangat baik karena dilaksanakan saat libur sekolah. Anak-anak dapat memanfaatkan waktu liburnya untuk berlatih dan bertanding. Harapannya, turnamen ini menjadi ajang meningkatkan kemampuan mereka sehingga siap bersaing pada kompetisi yang lebih besar," katanya.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berharap turnamen tersebut dapat menjadi sarana pembinaan atlet sepak bola usia dini secara berkelanjutan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui meningkatnya aktivitas UMKM selama penyelenggaraan kompetisi.










