TVRINews, Pangkalpinang
Polda Kepulauan Bangka Belitung memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi menyusul antrean panjang di sejumlah SPBU dan potensi penyalahgunaan di lapangan.
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol. Viktor Sihombing, mengatakan penguatan pengawasan menjadi salah satu hasil audiensi bersama PT Pertamina dan perwakilan pengelola SPBU. Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan terkait distribusi BBM bersubsidi telah diidentifikasi dan akan dibahas lebih lanjut bersama pemerintah daerah untuk merumuskan solusi yang komprehensif.
Sebagai tindak lanjut, rapat koordinasi bersama pemerintah daerah dijadwalkan digelar guna menyusun langkah konkret dalam memperbaiki mekanisme distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang berhak.
Kapolda menegaskan, Polda Babel akan bersinergi dengan Pertamina, pemerintah daerah, pengelola SPBU, dan masyarakat untuk mengawasi penyaluran BBM bersubsidi. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh guna mencegah penyalahgunaan serta memastikan distribusi berjalan tertib sesuai peruntukannya.

Selain itu, Irjen Pol. Viktor Sihombing menginstruksikan seluruh jajaran Polda Babel, termasuk Polres dan Polsek, untuk membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU, terutama saat terjadi antrean kendaraan. Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu akibat kemacetan.
"Ini menemukan ada solusi-solusi, saya pikir nanti ini akan dibawa ke dengan rapat di pemerintah daerah besok. Dan mudah-mudahan nanti ada solusi untuk antisipasi. Nah, yang jelas gini, pendistribusian BBM khususnya yang bersubsidi harus disalurkan kepada orang yang diperuntukkan, sesuai dengan peruntukannya. Tidak boleh dimanfaatkan tidak sesuai dengan peruntukannya," kata Irjen Viktor.
"Oleh sebab itu, kita bekerja sama semuanya, mulai dari Pertamina, SPBU, dan nanti pemerintah daerah, dan kita juga kita mengimbau masyarakat supaya nanti tidak ada penyelewengan terhadap pendistribusian BBM," lanjutnya.
Kapolda menegaskan, kepolisian akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan penyelewengan BBM bersubsidi. Polda Bangka Belitung berkomitmen terus meningkatkan pengawasan di lapangan agar distribusi energi bersubsidi berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran bagi masyarakat.










