TVRINews - Pangkalpinang
Harga daging ayam di sejumlah pasar di Kota Pangkalpinang masih melambung di atas harga acuan yang ditetapkan Badan Pangan Nasional. Berdasarkan pantauan di Pasar Higienis Selindung, harga daging ayam saat ini bertahan di kisaran Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram.
Melambungnya harga komoditas tersebut diduga kuat akibat tingginya permintaan pasar serta penyerapan pasokan untuk kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kondisi ini berdampak langsung terhadap penurunan omzet harian para pedagang, salah satunya Riska, pedagang daging ayam di Pasar Higienis Selindung. Jika biasanya ia mampu menjual 50 hingga 100 kilogram daging ayam per hari, kini volume penjualannya merosot menjadi sekitar 40 hingga 70 kilogram per hari.
Riska mengungkapkan bahwa kenaikan harga mulai terjadi sejak momen anak-anak masuk sekolah atau sekitar bulan Juli 2026, di mana harga sebelumnya masih berada di kisaran Rp35.000 per kilogram. Mengenai pemicu berkurangnya pasokan dan kenaikan harga di pasaran, Riska memberikan keterangannya secara langsung.
"Mungkin ini stoknya kosong, harganya agak naik, jadi pembelian masyarakat tadi menurun. Stoknya kan dikit... Permintaan tinggi, karena kan separonya diambil MBG. Kalau bos kami ngambil ke Lampung katanya, kadang-kadang dari Palembang juga," ujar Riska, Selasa, 22 September 2026.
Menghadapi situasi tersebut, Riska dan para pedagang lainnya berharap harga daging ayam serta bahan pokok lainnya dapat segera kembali turun dan stabil. Penurunan harga sangat diharapkan guna memulihkan daya beli masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, sekaligus menggairahkan kembali aktivitas transaksi pedagang di pasar tradisional.










