TVRINews, Bangka Selatan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan kembali menggulirkan program Gerakan Pangan Murah dengan menyediakan sejumlah komoditas bahan pokok guna menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 1447 Hijriah.
Strategi operasi pasar ini merupakan langkah antisipatif dari pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus menekan potensi lonjakan harga kebutuhan pokok di tingkat pasar menjelang perayaan hari raya.
Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bangka Selatan, Akil memaparkan rincian pasokan komoditas yang disalurkan dalam kegiatan tersebut.
Pihaknya telah menyuplai berbagai kebutuhan pangan vital untuk masyarakat, yang secara rinci meliputi 1,7 ton beras, 600 kilogram bawang merah, 800 kilogram cabai rawit, hingga 500 liter minyak goreng merek Minyakita, beserta sejumlah bahan pangan esensial lainnya.

(Foto: Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bangka Selatan, Akil)
"Sebanyak 1,7 ton beras dan bahan pangan lainnya disiapkan dalam Gerakan Pangan Murah. Strategi ini sebagai upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan menekan lonjakan harga di tingkat pasar," kata Akil, Senin, 18 Mei 2026.
Dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini, seluruh komoditas bahan pokok dijual kepada masyarakat dengan harga yang relatif lebih murah dan terjangkau apabila dikomparasikan dengan harga normal di pasaran.
Melalui intervensi harga tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan gizi dan pangan keluarga tanpa harus terbebani oleh gejolak inflasi yang kerap terjadi menjelang momentum perayaan Iduladha.










