TVRINews, Bangka Belitung
Sebanyak 450 atlet bulu tangkis dari berbagai daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bulu Tangkis Bangka Belitung 2026. Kompetisi yang berlangsung 1 hingga 5 September 2026 ini digelar di dua lokasi, yakni GOR D-M dan GOR Orom, Kabupaten Bangka.
Kejurprov tahun ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet yang akan dipersiapkan mengikuti kejuaraan tingkat nasional.
Ketua Pengprov PBSI Bangka Belitung, Johan Daniel, mengatakan khusus kategori taruna, hasil Kejurprov akan menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan atlet yang dikirim ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
*Ini merupakan ajang seleksi untuk kategori taruna. Atlet yang menjadi juara akan kami berangkatkan ke tingkat nasional untuk mengikuti Kejurnas," kata Johan Daniel, dikutip Rabu, 2 September 2026.
Menurutnya, dari total peserta yang mencapai 450 atlet, terdapat 14 kategori yang dipertandingkan. Namun, untuk kebutuhan seleksi menuju Kejurnas, pihaknya akan memilih masing-masing empat atlet putra dan empat atlet putri.
"Berdasarkan informasi dari ketua panitia, terdapat 450 peserta yang mengikuti kejuaraan ini dalam 14 kategori. Namun, untuk seleksi menuju Kejurnas, kami akan mengambil empat atlet putra dan empat atlet putri," ucapnya.
Pertandingan dalam Kejurprov Bulu Tangkis Babel 2026 terbagi dalam kategori pembinaan usia dini hingga taruna, serta kategori dewasa dan open. Pada kelompok pembinaan, nomor yang dipertandingkan meliputi tunggal usia dini, tunggal anak-anak, tunggal pemula, tunggal remaja, tunggal taruna, ganda pemula, dan ganda taruna.
Sementara kategori dewasa dan open mencakup ganda putra non-Porda Bangka Belitung, ganda putra veteran U-90, ganda putra open nasional, serta ganda campuran open Bangka Belitung. Khusus nomor ganda putra non-Porda Bangka Belitung, atlet berusia di bawah 17 tahun masih diperbolehkan mengikuti pertandingan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
Selain menjadi sarana kompetisi, Johan menilai Kejurprov juga penting untuk memperkuat pembinaan atlet di seluruh wilayah Bangka Belitung. Ajang tersebut menjadi kesempatan untuk memantau bibit-bibit potensial yang dapat dipersiapkan menghadapi persaingan di level nasional.
Kejurprov PBSI Bangka Belitung 2026 juga menyediakan total hadiah sebesar Rp100 juta. Hadiah tersebut diharapkan dapat menambah motivasi para atlet untuk tampil maksimal sekaligus meningkatkan kualitas persaingan.
Dengan digelarnya Kejurprov ini, PBSI Bangka Belitung berharap muncul juara-juara baru yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu membawa nama Bangka Belitung di kancah nasional.









