TVRINews, Anambas
Musim kemarau mulai berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau. Kondisi tersebut mendorong Polres Kepulauan Anambas menyalurkan bantuan 20 ton atau 20.000 liter air bersih kepada warga Desa Sri Tanjung, Kecamatan Siantan.
Bantuan air bersih diberangkatkan dari Pelabuhan Tarempa menuju Desa Sri Tanjung menggunakan kapal pengangkut air. Distribusi melalui jalur laut dilakukan menyesuaikan kondisi geografis Kepulauan Anambas yang merupakan wilayah kepulauan.
Air bersih diangkut menggunakan KM Star 58 GT 30 dan satu pompong milik masyarakat. Perjalanan distribusi dikawal dua armada patroli Satpolairud, yakni kapal patroli Polair KP XXXI-2005 dan kapal patroli C3 Mini.
Setibanya di Desa Sri Tanjung, personel Polres Kepulauan Anambas bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Anambas langsung menyalurkan air kepada masyarakat.
Distribusi bantuan melibatkan personel Satpolairud, Polsek Siantan, Pemerintah Desa Sri Tanjung, personel Damkar, serta masyarakat setempat.
Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka melalui Wakapolres Kompol Shallahuddin mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat di tengah musim kemarau.
“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ketika warga mengalami kesulitan air bersih, kami berupaya membantu sesuai kemampuan yang kami miliki,” ujar Shallahuddin.
Menurutnya, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama ketika musim kemarau menyebabkan sumber air mulai terbatas.
Shallahuddin juga mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak dan menghemat persediaan selama musim kemarau masih berlangsung.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air masyarakat untuk keperluan rumah tangga dan menjaga kebersihan sekaligus meringankan beban warga yang terdampak keterbatasan air bersih.
Polres Kepulauan Anambas memastikan distribusi bantuan dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan, meski harus menempuh perjalanan melalui jalur laut.








