TVRINews, Babel
Ratusan warga memadati lokasi reses Anggota Komisi I DPR RI, Rudianto Tjen, yang diselenggarakan di Desa Trubus, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah. Kegiatan serap aspirasi tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPD RI Bahar Buasan, jajaran Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat antusias menyampaikan beragam keluhan dan permasalahan yang dihadapi sehari-hari, khususnya terkait ancaman kekeringan serta potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat musim kemarau panjang, hingga krisis kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Rudianto Tjen menegaskan bahwa ketersediaan pasokan BBM merupakan kebutuhan vital bagi Bangka Belitung sebagai wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada kelancaran rantai pasok dan jalur distribusi. Menurutnya, fenomena antrean kendaraan yang mengular di SPBU tidak sekadar menghambat mobilitas sosial warga, melainkan berpotensi memukul roda perekonomian masyarakat secara luas.
"Masyarakat itu sangat tergantung dengan BBM ini, bukan hanya untuk berkendaraan saja, tetapi mata pencaharian masyarakat ini banyak tergantung dengan BBM. Di mana masyarakat itu berhari-hari ngantri untuk mendapatkan BBM. Terus kemudian kalau urusan mata pencaharian dengan butuh waktu berhari-hari untuk mendapatkannya, berarti sudah banyak kehilangan kesempatan, sudah banyak kehilangan waktu untuk mendapatkan kehidupan yang lebih makmur dan sejahtera. Untuk itu, saya pikir ini harus menjadi concern daripada pemerintah pusat dan perlu segera diatasi dengan segera," Rudianto Tjen, dikutip Jumat, 23 Oktober 2026.
Rudianto berjanji akan mengawal seluruh aspirasi masyarakat Bangka Tengah ini ke tingkat pusat melalui kementerian dan lembaga terkait agar segera dirumuskan solusi taktis maupun strategis bersama para pemangku kepentingan. Melalui komitmen tersebut, warga berharap persoalan kelangkaan BBM serta dampak kekeringan dapat segera tertangani demi menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.










