TVRINews, Pangkalpinang
Kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di kawasan Alun-Alun Taman Merdeka, Kota Pangkalpinang, tidak hanya menjadi hiburan bagi para pencinta sepak bola, tetapi juga membawa dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Tingginya antusiasme masyarakat yang telah memadati lokasi sejak dua jam sebelum pertandingan dimulai membuat kawasan kuliner di sekitar lokasi ramai dikunjungi. Kondisi tersebut mendorong peningkatan penjualan para pedagang makanan dan minuman dibandingkan hari-hari biasa.
Salah seorang pelaku UMKM, Rendra, pemilik Cireng Maknyus, mengaku kegiatan nobar sangat membantu meningkatkan pendapatan usahanya. Bahkan, jumlah dagangan yang terjual meningkat hingga dua kali lipat.

"Berkat adanya nobar dari UMKM ini kita sangat terbantu sekali untuk meningkatkan perekonomian di Pangkalpinang sendiri. Dengan diadakannya nobar ini sangat membantu sekali. Nah jadi dari acara nobar ini, dari Pemkot ini sangat membuat kita antusias dan para penonton ini semangat," ujar
Rendra.
Hal senada disampaikan Valen, pelaku UMKM Shinibae. Ia mengaku omzet usahanya meningkat hingga 200 persen selama penyelenggaraan nobar Piala Dunia.
"Selama berjualan di acara UMKM Alun-Alun Taman Merdeka 2026 ini, alhamdulillah omset saya meningkat hingga 200 persen selama kegiatan nonton bareng Piala Dunia ini. Terima kasih TVRI yang sudah menyelenggarakan nonton bareng Piala Dunia 2026 secara serentak di berbagai titik wilayah yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,"ungkap Valen.
Para pelaku UMKM berharap kegiatan nonton bareng maupun agenda hiburan publik lainnya dapat terus diselenggarakan. Selain menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut dinilai mampu meningkatkan perputaran ekonomi dan membuka lebih banyak peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal.










