TVRINews, Bangka Tengah
Pemkab Bangka Tengah gelar operasi pasar murah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di tengah aktivitas masyarakat.
Pelaksanaan operasi pasar murah turut mewarnai kemeriahan acara nonton bareng (nobar) Piala Dunia yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah di kawasan Bundaran Kota Koba.
Selain memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga serta mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Operasi pasar murah tersebut diinisiasi oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Kabupaten Bangka Tengah sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Dalam Negeri terkait upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di daerah.
Kepala Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Bangka Tengah, Irwanto, mengatakan pasar murah yang digelar bersamaan dengan kegiatan nobar merupakan salah satu strategi pemerintah daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus membantu warga memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
"Program ini kami hadirkan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar," ujar Irwanto.
Dalam operasi pasar murah tersebut, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual dengan harga sekitar Rp59 ribu per karung. Sementara itu, beras premium dipasarkan dengan harga Rp76.500 per karung.
Irwanto menjelaskan, secara umum harga kebutuhan pokok di Kabupaten Bangka Tengah saat ini masih relatif stabil. Namun, beberapa komoditas masih mengalami fluktuasi harga, salah satunya cabai.
"Mayoritas harga bahan pokok masih terkendali. Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, seperti cabai, tetapi secara umum kondisi masih stabil," katanya.
Untuk mengantisipasi gejolak harga, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran.
Menurut Irwanto, stok kebutuhan pokok di Bangka Tengah saat ini masih dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan barang.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah juga mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
Melalui kegiatan pasar murah ini, pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari upaya pengendalian inflasi daerah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama penyelenggaraan nobar Piala Dunia.










