TVRINews, Bangka Barat
Cuaca panas tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk menyaksikan kemeriahan karnaval budaya dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
Masyarakat tetap memadati area sepanjang rute karnaval di pusat kota untuk menikmati beragam kreasi dan atraksi yang ditampilkan para peserta.
Karnaval kemerdekaan tahun ini berlangsung meriah dengan diikuti sedikitnya 50 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga perwakilan masyarakat umum.
Sepanjang rute, para peserta menampilkan beragam kreasi, mulai dari pakaian adat berbagai daerah, pertunjukan kesenian tradisional, hingga penampilan kreatif lainnya yang menarik perhatian warga.
Berbagai atraksi tersebut tidak hanya menambah semarak suasana karnaval, tetapi juga menjadi hiburan bagi masyarakat yang hadir.
Lebih dari sekadar hiburan dan upaya melestarikan seni budaya, pelaksanaan karnaval juga menjadi momentum untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar turut memberikan peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan aktivitas penjualan.
Bupati Bangka Barat, Markus, mengapresiasi antusiasme masyarakat sekaligus berharap kegiatan seperti karnaval dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga.
"Hari ini walaupun cuaca panas, tapi tidak menyurutkan masyarakat khususnya Kota Mentok untuk menonton. Ini kan rangkaian dari acara 17 Agustus, Harapan kita acara-acara seperti ini bisa mengangkat UMKM kita. Yang kita lihat tadi juga banyaknya yang jualan ya kan, harapan kita ke depannya ini bisa mengangkat perekonomian masyarakat kita, seperti itu," urai Markus memaparkan pandangannya melihat geliat ekonomi di lokasi acara, dikutip Senin, 24 Agustus 2026.
Tingginya partisipasi masyarakat dalam karnaval budaya diharapkan dapat terus mendorong aktivitas ekonomi warga, khususnya para pelaku UMKM.
Dengan demikian, perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Bangka Barat tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha kecil.










