TVRINews, Kabupaten Bangka Tengah
Ribuan telur berhias ornamen bernuansa Islami memeriahkan tradisi kirab budaya di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, dalam rangka menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Arak-arakan yang diikuti masyarakat ini menjadi pemandangan khas sekaligus simbol kebersamaan warga.
Telur-telur yang telah dihias kemudian diarak mengelilingi jalan desa sebelum dibawa ke balai untuk mengikuti prosesi khataman Al-Qur’an. Setelah rangkaian acara selesai, seluruh telur dibagikan kepada tamu undangan dan masyarakat sebagai bentuk berbagi berkah pada peringatan Maulid.
Kepala Desa Namang, Zaiwan, mengatakan tradisi kirab telur telah kembali digelar secara rutin selama tiga tahun terakhir. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi perayaan keagamaan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong, dan melestarikan budaya warisan leluhur.

“Tradisi ini sebenarnya sudah ada sejak zaman kakek-nenek kami. Dulu setiap datang bulan Maulid, masyarakat membawa telur ke balai untuk dikhatamkan. Dari cerita para orang tua itulah kami menghidupkan kembali kirab budaya telur,” ujar Zaiwan.
Ia berharap tradisi tersebut terus dipertahankan sebagai identitas budaya Desa Namang sekaligus dikenalkan kepada generasi muda agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Kirab telur kini menjadi salah satu tradisi khas masyarakat Bangka Tengah yang memadukan nilai keagamaan, budaya, dan kebersamaan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.










