TVRINews, Bangka Tengah
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, siap melakukan verifikasi data desil masyarakat yang menjadi salah satu acuan dalam penyaluran bantuan sosial.
Langkah ini dilakukan menyusul laporan masyarakat terkait ketidaksesuaian data desil dengan kondisi sosial ekonomi di lapangan. Akurasi data menjadi perhatian pemerintah daerah agar penyaluran bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan, pemerintah daerah akan melakukan pengecekan langsung dengan mencocokkan data yang tersedia dengan kondisi masyarakat di lapangan.
Pemkab Bangka Tengah juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Badan Pusat Statistik (BPS) dan DPRD, untuk menindaklanjuti keberatan masyarakat.
Namun, Algafry menegaskan pemerintah daerah tidak dapat mengubah data desil secara sepihak karena pengelolaan dan pemutakhiran data tersebut memiliki mekanisme serta kewenangan tersendiri.
“Memang ada laporan dari masyarakat terkait data desil. Kami siap melakukan verifikasi dan turun langsung ke lapangan untuk mencocokkan data dengan kondisi masyarakat. Namun, kami tidak berwenang mengubah data desil secara sepihak,” ujar Algafry.
Ia menambahkan, Pemkab Bangka Tengah akan mengajak DPRD berkoordinasi dengan BPS untuk menindaklanjuti berbagai keberatan masyarakat. Dengan verifikasi tersebut, data sosial ekonomi diharapkan semakin sesuai dengan kondisi riil dan dapat menjadi dasar penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.










