TVRINews, Pangkalpinang
TVRI Bangka Belitung berkolaborasi dengan Korem 045/Garuda Jaya dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Kegiatan ini direncanakan menjangkau masyarakat hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Bangka Belitung.
Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Kepala Stasiun TVRI Bangka Belitung, Emirizon, dengan Komandan Korem 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI Nur Wahyudi, di Makorem 045/Garuda Jaya.
Komandan Korem 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI Nur Wahyudi, mengatakan TNI akan mengerahkan jajaran mulai dari Kodim hingga Koramil untuk mendukung pelaksanaan nobar di berbagai daerah, termasuk kawasan yang sulit dijangkau.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian daerah melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Kami membahas rencana ke depan untuk meramaikan nobar Piala Dunia 2026. Tujuannya adalah kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan TVRI untuk meningkatkan perekonomian melalui kegiatan ini. Rencananya nobar akan digelar di alun-alun dengan menghadirkan pelaku UMKM serta masyarakat untuk menyaksikan pertandingan, khususnya pada babak semifinal dan final," ujar Brigjen TNI Nur Wahyudi, Kamis, 2 Juli 2026.
Pertemuan tersebut juga dihadiri jajaran Kadin Bangka Belitung yang menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan nobar. Kadin berencana menggelar rangkaian kegiatan selama tujuh hari menjelang partai final Piala Dunia 2026.
Wakil Ketua Umum Kadin Bangka Belitung, Firman Dyah, mengatakan kegiatan itu akan melibatkan pelaku UMKM agar dapat memperoleh manfaat ekonomi dari tingginya antusiasme masyarakat.
"Kadin menunjuk event organizer untuk melaksanakan kegiatan nobar tidak hanya satu atau dua hari, tetapi dalam jangka waktu yang lebih panjang. Harapannya, UMKM di Kota Pangkalpinang maupun Bangka Belitung dapat menarik lebih banyak masyarakat melalui kegiatan nonton bersama ini," katanya.
Melalui kolaborasi tersebut, nobar Piala Dunia 2026 diharapkan dapat menjangkau masyarakat di seluruh Kepulauan Bangka Belitung, termasuk wilayah 3T. Selain menghadirkan hiburan gratis, kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku UMKM. (Revo/Alif)










