TVRINews, Belitung
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas B Pangkalpinang mengevakuasi seorang anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Filipina yang mengalami nyeri perut kronis saat kapal yang ditumpanginya melintas di perairan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Rabu, 1 Juli 2026, pada malam hari waktu setempat.
Korban bernama Picache (35), ABK MV Jacob Oldendorff, kapal kargo berbendera Filipina yang sedang berlayar dari Tiongkok menuju Maroko. Saat melintasi perairan Belitung, korban mengalami nyeri perut kronis sehingga memerlukan penanganan medis secepatnya.
Menerima laporan tersebut, tim SAR gabungan Basarnas Kelas B Pangkalpinang bersama tim medis Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjungpandan bergerak menuju lokasi kapal untuk memberikan pertolongan.
Setibanya di lokasi, tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan dan memberikan penanganan awal kepada korban. Setelah kondisinya memungkinkan, korban dievakuasi dari kapal menuju Pelabuhan Pelindo Tanjungpandan menggunakan sarana evakuasi yang telah disiapkan.
Komandan USS Tanjungpandan, Fernandus Nadapdap, mengatakan proses evakuasi dilakukan setelah menerima informasi mengenai salah seorang ABK yang membutuhkan bantuan medis.
"Kami menerima informasi dari kapal MV Jacob Oldendorff berbendera Filipina dengan rute Tiongkok menuju Maroko yang sedang melintas di perairan Belitung. Salah satu ABK mengalami nyeri perut dan membutuhkan bantuan medis. Selanjutnya tim USS Tanjungpandan berkoordinasi dengan Call Center Basarnas Pangkalpinang untuk melaksanakan evakuasi medis," ujar Fernandus, Kamis, 2 Juli 2026.
Setelah tiba di Pelabuhan Pelindo Tanjungpandan, korban diserahkan kepada tim medis darat dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Utama Belitung untuk menjalani pemeriksaan serta perawatan lebih lanjut.
Usai proses evakuasi selesai dan korban mendapatkan penanganan medis, operasi SAR resmi ditutup. Seluruh personel yang terlibat kembali ke satuan masing-masing.










