TVRINews, Bangka Belitung
Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus mendorong pemenuhan pangan Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) dengan memanfaatkan komoditas pangan lokal.
Gerakan konsumsi pangan lokal tersebut diarahkan untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Bangka Belitung.
Pemanfaatan produk lokal diharapkan dapat memperkaya variasi menu sekaligus memenuhi kebutuhan gizi siswa sebagai penerima manfaat.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Kurniawan mengatakan, produk unggulan daerah yang memiliki kandungan gizi dan karbohidrat dapat dimasukkan dalam menu MBG.
"Gerakan pangan lokal ini memang terus mendorong MBG agar sedikit memvariasikan makanan dengan produk-produk unggulan lokal kita yang cukup gizi, cukup karbohidrat, untuk memvariasikan agar nanti pangan lokal juga bisa dimanfaatkan di kegiatan MBG ini," ujar Kurniawan.
Menurutnya, pemanfaatan komoditas lokal dalam penyediaan makanan bagi siswa tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga dapat membuka ruang bagi produk pertanian daerah untuk terserap secara berkelanjutan.
Integrasi pangan lokal ke dalam program MBG diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan produsen lokal.
Sinergi antara pemerintah, pelaksana program, pelaku usaha, dan masyarakat diperlukan agar pemanfaatan pangan lokal dapat berjalan secara berkelanjutan.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas gizi generasi muda sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di Bangka Belitung.










