TVRINews, Bangka Tengah
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi masyarakat desa. Upaya tersebut dilakukan melalui workshop bertema Peluang Usaha Koperasi yang diikuti pengurus koperasi dari seluruh desa dan kelurahan di wilayah tersebut.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Penyuluh Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta Badan Pangan Nasional. Para peserta mendapatkan materi terkait strategi pengembangan usaha koperasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemetaan potensi ekonomi sesuai karakteristik desa masing-masing.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Syarifullah Nizam, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus koperasi dalam mengelola usaha yang produktif dan berkelanjutan.
"Melalui workshop ini kami ingin meningkatkan kualitas SDM para pengurus Koperasi Merah Putih di Kabupaten Bangka Tengah. Narasumber yang dihadirkan diharapkan mampu membantu para pengurus menentukan segmentasi peluang usaha yang paling tepat sesuai dengan potensi di masing-masing wilayah. Dengan begitu, setiap koperasi dapat memetakan usaha yang paling sesuai untuk dikembangkan," ujar Syarifullah Nizam, Rabu, 1 Juli 2026.
Pemkab Bangka Tengah berharap Koperasi Desa Merah Putih tidak hanya menjadi lembaga ekonomi, tetapi juga wadah gotong royong, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat yang mendorong kemandirian desa.
Saat ini, Pemkab Bangka Tengah menargetkan pembentukan 63 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dari jumlah tersebut, 47 koperasi telah terbentuk, dua koperasi masih dalam proses pembentukan, dan 14 koperasi lainnya terus didorong agar segera terealisasi.
Melalui penguatan kapasitas pengurus dan pemanfaatan potensi lokal, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi pilar pertumbuhan ekonomi desa, membuka peluang usaha baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.










