TVRINews, Pangkalpinang
Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, penjualan seragam sekolah di Kota Pangkalpinang mengalami peningkatan signifikan. Sejumlah toko perlengkapan sekolah mulai dipadati orang tua yang mempersiapkan kebutuhan anak-anak mereka sebelum masuk sekolah.
Peningkatan aktivitas belanja terlihat di sejumlah toko seragam, dengan seragam Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadi produk yang paling banyak dicari.
Harga seragam bervariasi sesuai bahan dan ukuran. Satu set seragam SD (putih-merah) dijual mulai sekitar Rp145 ribu, sedangkan satu set seragam SMP (putih-biru) dan SMA (putih-abu-abu) dipasarkan sekitar Rp180 ribu.
Pemilik toko seragam sekolah, Yusra, mengatakan penjualan meningkat tajam dibandingkan hari biasa. Menurutnya, lonjakan omzet mencapai sekitar 80 persen seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang tahun ajaran baru.
"Dari hari biasa, alhamdulillah lah ya ada peningkatan, ya. Ini efek dari orang mau sekolah, kenaikan kelas, penjualannya alhamdulillah meningkat. Lumayan jauhlah, ada sekitar 80 persen ada. Seragam rata lah SD, SMP, SMA. Terus kebetulan juga ada jual pakaian kantor juga ya, baju batik gitu. Tapi sekarang dominan baju putih lah, baju putih SD, SMP, SMA. Ada dari luar juga dari Jakarta dan juga ada dari Padang, dan juga ada jahit sendiri juga, kebetulan juga ada konveksi juga ya. Nah, kebetulan memang ada kenaikan bahan baku juga ada peningkatan dari harganya ya, tapi nggak terlalu banyak gitu,"ujar Yusra.
Untuk memenuhi tingginya permintaan, toko tersebut menambah pasokan seragam dari Jakarta dan Padang. Selain itu, sebagian kebutuhan juga dipenuhi melalui produksi sendiri di konveksi yang dikelola pemilik usaha.
Meski tahun ajaran baru belum dimulai, jumlah pembeli diperkirakan masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Para orang tua diimbau mempersiapkan kebutuhan sekolah lebih awal serta memastikan ukuran seragam yang dipilih sesuai agar nyaman digunakan anak saat mengikuti kegiatan belajar mengajar.










