TVRINews, Pangkalpinang
Pulihnya aktivitas penerbangan di Bandara Depati Amir, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung pascagangguan erupsi Gunung Anak Krakatau turut membawa angin segar bagi para pekerja di sektor jasa layanan bandara.
Pendapatan para pramujasa atau porter yang sebelumnya sempat mengalami penurunan drastis, kini dilaporkan mulai berangsur pulih seiring dengan normalnya kembali jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat.
Pada beberapa hari sebelumnya, ancaman sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau sempat melumpuhkan sebagian operasional penerbangan yang berujung pada pembatalan massal dan penyesuaian jadwal. Sepinya pergerakan penumpang di terminal saat itu berdampak langsung pada merosotnya penghasilan harian para porter.
Meski harus menghadapi kondisi ekonomi yang sulit, para pekerja angkut barang ini tetap berbesar hati dan memaklumi situasi tersebut, dengan lebih menyoroti dan mengutamakan keselamatan para penumpang di atas kepentingan pendapatan pribadi.
Salah seorang porter di Bandara Depati Amir, Budiman, turut mengungkapkan rasa syukurnya atas pemulihan operasional penerbangan yang secara langsung menyelamatkan kembali mata pencaharian mereka.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur hari ini penerbangan di Bandara Depati Amir sudah kembali dibuka. Artinya, teman-teman porter sudah bisa kembali mendapatkan penghasilan dan beraktivitas normal melayani para penumpang yang akan berangkat ke Jakarta maupun daerah lainnya," kata Budiman kepada tvrinews.com, Selasa, 8 September 2026.
Saat ini, denyut aktivitas pelayanan di terminal Bandara Depati Amir telah sepenuhnya kembali seperti sedia kala.
Para porter pun kini dapat kembali menawarkan jasa angkut barang bawaan dengan penuh optimisme, seiring dengan normalnya pergerakan penumpang di pintu gerbang udara utama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut.










