TVRINews, Bangka Tengah
Pembangunan berkelanjutan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek ekologi. Karena itu, upaya pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove terus didorong sebagai bagian dari pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Pembangunan yang berkelanjutan perlu mempertimbangkan faktor ekologi sebagai unsur penting dalam proses pembangunan. Pelestarian alam menjadi tanggung jawab bersama yang harus terus dilakukan secara konsisten.
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyebut penanaman mangrove di kawasan pesisir sebagai aksi nyata dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai ekologi yang perlu dilanjutkan. Ia menegaskan pentingnya upaya tersebut mengingat sekitar 40 persen wilayah Kabupaten Bangka Tengah merupakan kawasan pesisir yang memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta melindungi garis pantai dari ancaman abrasi.
"Ini kan pembangunannya juga harus berkelanjutan ya, dan penuh dalam rangka ini juga pembangunan juga harus melihat faktor ekologi dan tidak bisa kita nafikan bahwa ekologi kita ini juga ada terganggu. Jadi peran daripada kita untuk bisa melestarikan alam ini juga bagian penting dalam proses pembangunan. Nah ini bentuk riil yang kita lakukan bahwa penanaman bakau ini di tepi pantai ini juga bagian daripada melestarikan nilai-nilai ekologi yang harus kita lanjutkan," ujar Algafry Rahman selaku Bupati Bangka Tengah, Jumat, 5 Juni 2026.
Upaya pelestarian mangrove yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan pesisir di Bangka Tengah, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini dan generasi mendatang.










