TVRINews, Bangka Tengah
Nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, dimanfaatkan tidak hanya sebagai ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga untuk menghadirkan berbagai layanan publik dan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Camat Simpang Katis tersebut diisi dengan beragam layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD), pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pemeriksaan kesehatan hewan, layanan perpustakaan keliling, hingga bazar UMKM lokal.
Panitia juga menggelar senam bersama serta membagikan doorprize melalui kuis dan pengundian nomor registrasi peserta. Hadiah yang disediakan antara lain uang tunai dan beras.
Penyuluh UMKM Bangka Tengah, Irwani, mengatakan kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi pelaku usaha karena mampu meningkatkan penjualan produk.
"Acara seperti nobar ini sangat bermanfaat. UMKM binaan sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Alhamdulillah, sejak pagi hingga sekarang penjualan sudah hampir habis. Harapannya Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, khususnya Kecamatan Simpang Katis, dapat terus mengadakan kegiatan seperti ini secara rutin," ujarnya.
Sementara itu, warga Desa Katis, Devi Utami, menilai kegiatan tersebut menjadi ruang berkumpul masyarakat sekaligus mendukung pelaku usaha dari berbagai desa.
"Ramai sekali. Banyak yang berjualan, bukan hanya dari Desa Katis, tetapi juga dari Celuak, Sungkap, Pasir Garam, Teru, dan Terak. Semoga kegiatan seperti nobar dan senam bersama ini bisa diadakan lagi karena menjadi kesempatan bagi kami untuk berkumpul dan beraktivitas bersama," katanya.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat memanfaatkan berbagai layanan pemerintah sekaligus mengunjungi stan UMKM yang diikuti pelaku usaha dari sejumlah desa di Kecamatan Simpang Katis.
Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah berharap kegiatan yang menggabungkan hiburan, pelayanan publik, dan pemberdayaan UMKM tersebut dapat terus dilaksanakan untuk memperluas akses layanan kepada masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.










